daerah  

Bupati Kolaka apresiasi kontribusi PT Vale intervensi keluarga berisiko stunting

banner 120x600
banner 468x60

Kolaka,Kolakanews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka memberikan penghargaan kepada PT Vale Indonesia Tbk atas kontribusi nyata perusahaan dalam melakukan intervensi terhadap keluarga berisiko stunting di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra),Senin (20/4) di aula kantor Bappeda setempat.

Bupati Kolaka Amri,mengatakan penghargaan berupa piagam merupakan bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah daerah mencetak generasi emas yang sehat dengan menyalurkan bantuan intervensi nutrisi.

banner 325x300

“Tahun 2024, PT Vale berpartisipasi memberikan intervensi berupa pemberian sembako bagi sekitar 5.000 keluarga berisiko stunting selama tiga bulan berturut-turut. Langkah ini sangat krusial karena persoalan utama adalah nutrisi,” katanya.

Amri juga menjelaskan strategi penanganan stunting pada tahun 2026 akan mengalami pergeseran fokus. Jika sebelumnya menitikberatkan pada asupan nutrisi, tahun ini pemerintah mendorong intervensi pada sektor infrastruktur pendukung kesehatan.

Bahkan lanjut Amri,tahun ini masuk ke langkah kedua, yaitu intervensi infrastruktur seperti penyediaan jamban dan air bersih. Fokus kita adalah mengatasi variabel risiko stunting yang dikenal dengan 4T (Terlalu dekat jarak kelahiran, Terlalu banyak anak, Terlalu tua untuk hamil, dan Terlalu muda untuk menikah), ditambah penyediaan sarana sanitasi.

Bupati juga berharap seluruh perusahaan yang berinvestasi di Kolaka, terutama yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), ikut terlibat aktif bahkan Pemerintah Daerah telah menyiapkan pilihan bagi korporasi untuk menyalurkan tanggung jawab sosialnya.

“Kita kasih pilihan kepada perusahaan, mau masuk di intervensi jamban, air bersih, atau bagian lainnya. Kita harus kerja bersama karena variabel stunting ini sangat kompleks,” jelas mantan Kadis BKKBN Kolaka itu.

Sementara External Relation PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Muhammad Febrianto Raharjo menjelaskan perusahaan telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 juta pada tahun lalu untuk program intervensi stunting melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP&KB) Kolaka.

“Kami berkomitmen mengikuti arahan Bapak Bupati. Jika kedepannya fokus dialihkan dari sembako ke infrastruktur, kami akan menyesuaikan program berdasarkan data dari Dinas BKKBN,” ujarnya.

Febrianto juga berharap penghargaan yang diterima PT Vale dapat memicu semangat kompetisi positif di antara perusahaan-perusahaan besar lainnya yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kolaka

“Kami berharap, di tahun 2026-2027 bukan hanya PT Vale yang menerima penghargaan ini, tapi juga para perusahaan lainnya,” jelasnya.(Raz)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *