Kolaka Timur,Kolakanews – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka Angkatan XIV Posko Desa Lalowosula menggelar Seminar Desa sebagai langkah awal pelaksanaan program kerja KKN di Desa Lalowosula, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, pada Sabtu (18/7).
Kegiatan ini menjadi forum untuk menyelaraskan rencana kerja mahasiswa dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan desa.
Seminar yang berlangsung di Aula Kantor Desa Lalowosula dibuka oleh Sekretaris Desa Lalowotu, Rusli mewakili Kepala Desa. Kegiatan yang didampingi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Muh. Syamsuddin serta dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader PKK, dan warga setempat. Hadir pula Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang memberikan arahan kepada mahasiswa mengenai pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat selama program KKN berlangsung.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa, Rusli menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN USN Kolaka dan berharap seluruh program yang dirancang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Lalowosula.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN USN Kolaka. Kami berharap program-program yang akan dilaksanakan tidak perlu banyak tetapi dapat mendukung pembangunan desa serta memberikan manfaat terhadap masyarakat,”katanya.
Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) KKN USN Kolaka, Agung Darussalam, menjelaskan bahwa Seminar Desa merupakan tahapan strategis sebelum pelaksanaan seluruh program kerja di lapangan. Menurutnya, program-program yang disusun telah melalui proses observasi, identifikasi potensi desa, serta analisis kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan mampu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi warga.
“Seminar desa menjadi momentum penting untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan program dari pemerintah desa maupun masyarakat. Program kerja yang kami rancang mencakup bidang pendidikan, lingkungan, administrasi pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Kami berharap seluruh program tersebut dapat dilaksanakan secara optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Lalowotu,” Ungkap Agung.
Sementara Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Abdul Sabaruddin,dalam arahannya menekankan bahwa mahasiswa harus mampu menjaga etika, membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, serta mengedepankan semangat kolaborasi selama menjalankan program KKN.
“KKN bukan hanya menjadi sarana penerapan ilmu pengetahuan, tetapi juga proses belajar bersama masyarakat. Usulan dan rekomendasi yang disampaikan diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program kerja mahasiswa sehingga lebih tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi pembangunan dan masyarakat Desa Lalowosula.” Jelas Aru sapaan Akrab Abdul Sabaruddin.(**)

















