Dukung kebijakan pangan,PT.Vale bersinergi dengan Pemda dan BRIN

oplus_0
banner 120x600
banner 468x60

 

Kolakanews – dukung kebijakan pangan berkelanjutan PT.Vale bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka dan Badan Riset Nasional dalam mengembangkan tanaman padi sawah di daerah itu.

banner 325x300

Hal itu diungkapkan Head Eksternal Relation Growth PT.Vale Indonesia,Endra Kusuma saat di wawancara sejumlah wartawan usai melakukan panen perdana demplot padi organik di Desa Puubunga Kecamatan Baula,Senin (8/03).

Menurutnya pendekatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekonomi lokal yang tangguh.

Pertanian berkelanjutan kata diasebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi.

” Kami bekerjasama dengan Kemenko Pangan,BRIN dan Pemerintah Daerah dalam mengembangkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui tanaman padi sawah,” katanya.

Sekretaris Daerah Kolaka,Akbar menjelaskan kegiatan ini patut di syukuri dan berterima kasih kepada PT.Vale untuk mengembangan tanaman padi sawah di Daerah Kolaka dengan melibatkan Kemenko Pangan dan Badan Riset Nasional (BRIN).

” Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi dengan langkah yang dilakukan oleh PT.Vale dan kami juga mendorong agar varietas padi bisa dikembangkan dengan cepat agar ekonomi masyarakat juga bisa semakin membaik,” katanya.

Bahkan lanjut Sekda Kolaka menjelaskan pengembangan varietas padi baru itu juga bisa dilakukan kepada petani padi sawah di semua wilayah Kabupaten Kolaka,baik yang berada di wilayah Utara dan bagian Selatan.

Sementara Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian,Kemenko Pangan,Widiastuti mengatakan di dalam konsep benih tanaman padi,pihaknya mencari benih yang unggul dengan bersinergi dengan Kementerian dan Lembaga yang salah satunya yang di lakukan oleh BRIN.

Untuk membuktikan hasil kajian benih varietas padi baru itu lanjut Widiastuti langsung mengimplementasikan bersama BRIN dan PT.Vale melakukan itu di Kolaka.

” Hari ini kita melakukan panen perdana benih padi organik jenis” Bujang Marantau” bersama Pemerintah Daerah dan Kelompok Tani di Desa Puubunga,” ungkapnya.(Raz)

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *