Kolakanews – PT.Vale Indonesia bersama Deputi bidang pangan Kemenko Pangan melakukan panen perdana enam varietas padi sawah di Desa Puubunga Kecamatan Baula Kabupaten Kolaka,Senin (9/3).
Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian,Kemenko Pangan,Widiastuti saat diwawancara sejumlah wartawan mengatakan empat bulan lalu pihaknya bersama PT.Vale sudah melakukan penanaman enam varietas unggul bibit padi yang di ujicoba di demplot Desa Puubunga saat ini sudah menghasilkan dengan karakter yang berbeda.
“ Ujicoba bibit padi ini sudah berhasil dengan memanfaatkan lahan seluas 36 are dan nantinya akan dilakukan penanaman di areal yang lebih luas sebagai tindak lanjut,” katanya.
Saat ini kata dia masih dalam tahapan ujicoba khususnya bibit padi jenis “Ratoon Rice” agar bisa di komersilkan oleh petani disamping merakit komponen tehnologi sehingga petani mudah mengimplementasikan yang selama ini panen dilakukan dengan menggunakan mesin sistem kombain dengan merusak tanaman padi.
“ kita ingin melakukan modifikasi mesin kombain sehingga memiliki jalur panen sehingga tidak merusak tanaman padi dan ini sementara di kaji oleh Badan Riset Nasional,” ungkapnya.
Sementara Head Eksternal Relation Growth PT.Vale Indonesia,Endra Kusuma menjelaskan pihaknya tetap berkolaborasi dan bersinergi dengan lembaga BRIN,Menko pangan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka untuk melanjutkan program tersebut.
“ Intinya PT.Vale siap mendukung program strategis khususnya ketahanan pangan,” katanya.
- Kolakaborasi PT.Vale dan BRIN
Sekretaris Daerah Kolaka,Akbar merasa bersyukur dengan adanya kegiatan ujicoba varietas padi jenis “Ratoon Rice” hasil kolaborasi PT.Vale dan Badan Riset Nasional bekerjasama dengan Kemenko Pangan dalam mengembangkan tanaman padi sawah.
“ Ini yang bagus dikembangkan agar petani bisa lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan hasil produksi,” katanya.
Pemerintah Daerah kata Akbar mendorong agar varietas ini bisa dikembangkan dalam waktu dekat karena masa panen varietas padi ini lebih cepat hanya berumur empat bulan sudah bisa di panen sehingga masyarakat bisa mendapatkan hasil yang melimpah.
Akbar juga memberikan apresiasi kepada PT.Vale yang berkolaborasi bersama BRIN dalam mengembangkan varietas bibit padi unggul di Kabupaten Kolaka dan dibuktikan dengan dilakukannya panen perdana di Desa Puubunga Kecamatan Baula.
“ Kondisi ini bagaimana kita melakukan pengembangan kepada petani di Kolaka,karena merupakan salah satu prioritas untuk ketahanan pangan daerah hingga Nasional,” jelas Akbar.
Ini juga lanjut Akbar menjadi salah satu program prioritas Bupati Kolaka terkait tata kelola pertanian secara efisien.
Akbar juga berharap agar demplot pertanian organik seperti ini bisa dikembangkan sebagai sebuah inovasi karena selama ini petani hanya bisa menggunakan pupuk berbahan kimia.
Enam varietas bibit padi yang dikembangkan atas kerjasama PT.Vale dan Badan Riset Nasional yakni padi jenis PR25,PR107,Bujang Marantau,Trisakti,Menthik Wangi dan Menthik susu.(Raz)

















